Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Pendahuluan: Diabetes melitus (DM) tipe 2 secara tradisional dianggap sebagai penyakit kronik progresif ireversibel. Paradigma ini berubah sejak konsensus ADA/EASD/Diabetes UK/Endocrine Society 2021 mendefinisikan remisi DM tipe 2 sebagai HbA1c 3,6 juta partisipan). DiRECT: remisi 46% vs 4% pada bulan ke-12 (OR 19,7; IK95% 7,8–49,8) dan 36% vs 3% pada bulan ke-24 (aOR 25,82; IK95% 8,25–80,84). DIADEM-I: remisi 61% vs 12% (OR 12,03; IK95% 5,17–28,03). Terdapat hubungan dosis-respons penurunan berat badan dengan remisi (0% pada kenaikan berat badan; 86% pada penurunan ≥15 kg). Latihan resistensi memperbaiki HbA1c dan meningkatkan massa bebas lemak pada DM tipe 2 dengan IMT normal. Intervensi berbasis keluarga meningkatkan perilaku swakelola dan dukungan keluarga. Pada pasien, HbA1c turun dari 6,5% menjadi 6,0% tanpa obat >12 bulan, berat badan turun 4,3%, asam urat dari 8,2 menjadi 6,8 mg/dL, kolesterol total dari 176 menjadi 128 mg/dL, tekanan darah dari 133/85 menjadi 117/77 mmHg, dan APGAR keluarga 9/10. Diskusi: Kasus memenuhi kriteria remisi. Mekanisme sesuai hipotesis twin cycle—penurunan lemak ektopik hepatik dan intrapankreas memulihkan fungsi sel beta. Berbeda dengan populasi uji (durasi
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Michael Aquilar Sugianto
- Quelle
- The Indonesian Journal of General Medicine
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 3048-104X
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Michael Aquilar Sugianto (2026). PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF MASALAH KESEHATAN INDIVIDU DAN KELUARGA PADA REMISI DIABETES MELITUS TIPE 2 MELALUI MODIFIKASI GAYA HIDUP (DIET, LATIHAN FISIK, DAN DUKUNGAN KELUARGA): SEBUAH EVIDENCE-BASED CASE REPORT. The Indonesian Journal of General Medicine. https://doi.org/10.70070/bvzfz505
Kontext
Themen, Förderung und Nutzung
Lizenzhinweise: Lizenz 1