EUVIMEDEuropean Health Evidence
Uhr 10/10Sources Journal Tree
Easy Demo

Lokaler Crossref-Datenbestand · journal-article

Evaluasi Pemberian Informasi Obat (PIO) Tenaga Kefarmasian di Puskesmas Halong

Haji Ida Nurlihayati, Saftia Aryzki, Yusuf Anggoro Mukti, Rina Saputri

Health Research Journal of Indonesia · 2026

Vollständiger Abstract

Worum geht es in dieser Arbeit?

Pendahuluan: Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di puskesmas yang bertujuan menjamin penggunaan obat yang aman, rasional, dan efektif. Puskesmas rawat inap memiliki peran strategis dalam pemberian PIO karena melayani pasien rawat jalan maupun rawat inap dengan karakteristik yang beragam. Oleh karena itu, evaluasi pelaksanaan PIO perlu dilakukan untuk menilai mutu pelayanan kefarmasian dan keselamatan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Pelayanan Informasi Obat (PIO) di Puskesmas Rawat Inap Halong. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan data dilakukan pada Januari 2026 di Puskesmas Halong dengan melibatkan 97 pasien dan 5 tenaga kefarmasian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa PIO di Puskesmas Halong telah dilaksanakan sesuai standar Permenkes Nomor 74 Tahun 2016 mayoritas pasien menerima informasi dasar obat seperti nama, indikasi/kegunaan, dosis, cara penggunaan, dan tindakan bila lupa minum obat, dengan persentase 100% (kategori sangat baik). Informasi efek samping obat diterima 81,44% pasien (kategori baik), cara penyimpanan 70,10% (baik), dan interaksi obat/makanan/obat lain 64,95% (cukup). Kompetensi tenaga kefarmasian berada pada kategori baik hingga sangat baik komunikasi dengan pasien, memastikan pemahaman, dan sikap profesional, sebagian tenaga belum mengikuti pelatihan atau seminar terkait PIO. Sarana dan prasarana ruang konseling, meja pelayanan, media edukasi, dan alat komunikasi tersedia dan memadai, namun leaflet sebagai media cetak belum tersedia, sehingga memengaruhi waktu konseling. Kesimpulan: PIO di Puskesmas Halong telah berjalan sesuai standar, efektif dalam menyampaikan informasi dasar obat, namun memerlukan peningkatan melalui penyediaan media cetak dan strategi konseling tambahan agar seluruh informasi obat dapat diterima secara lengkap oleh pasien.

Bibliografischer Nachweis

Publikationsdaten

Autor:innen
Haji Ida Nurlihayati, Saftia Aryzki, Yusuf Anggoro Mukti, Rina Saputri
Quelle
Health Research Journal of Indonesia
Publikation
2026-01-01
Band / Ausgabe
Nicht angegeben
Seiten
Nicht angegeben
ISSN / ISBN
2964-7592
Zitationen
0 laut Crossref
Referenzen
0 hinterlegt

Zitieren

Zitierfähiger Nachweis

Haji Ida Nurlihayati, Saftia Aryzki, Yusuf Anggoro Mukti, Rina Saputri (2026). Evaluasi Pemberian Informasi Obat (PIO) Tenaga Kefarmasian di Puskesmas Halong. Health Research Journal of Indonesia. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1798
RIS BibTeX CSL-JSON