EUVIMEDEuropean Health Evidence
Uhr 7/7Sources Journal Tree
Easy Demo

Lokaler Crossref-Datenbestand · journal-article

Perbandingan Aktivitas Antidiabetik antara Ekstrak Daun Alpokat dan Ekstrak Rimpang Temulawak Tunggal

Darini Kurniawati

Health Research Journal of Indonesia · 2026

Vollständiger Abstract

Worum geht es in dieser Arbeit?

Prevalensi Diabetes Melitus terus meningkat, sementara obat-obatan sintetis menggunakan bahan baku dari luar negeri dan sering kali menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Indonesia dikenal memiliki ribuan tanaman berkhasiat obat, termasuk daun alpokat dan rimpang temulawak, yang secara empiris dimanfaatkan oleh masyarakat Dayak di Kalimantan Selatan untuk mengobati Diabetes Melitus. Praktik penggunaan empiris ini bervariasi ada yang hanya menggunakan daun alpokat, ada yang hanya menggunakan rimpang temulawak, dan ada pula yang mengombinasikan keduanya tanpa adanya standar dosis yang seragam. Tujuan penelitian: Mengidentifikasi aktivitas antidiabetes dari ekstrak daun alpokat dan rimpang temulawak, baik secara tunggal maupun kombinasi. Metode Penelitian: True experimental dengan desain Pre-Posttest Control Group. Sampel yang digunakan adalah 15 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok (n = 3), yaitu kelompok positif (Metformin 500 mg), kelompok negatif (Na CMC 0,5%), serta kelompok perlakuan yang terdiri dari Kelompok Formula Kombinasi (0,6 gram ekstrak temulawak dan 0,4 gram alpokat), Kelompok Formula Tunggal Ekstrak Temulawak 17,5 mg/kgBB, dan Kelompok Formula Tunggal Ekstrak Daun Alpokat 175 mg/kgBB; semuanya diberikan selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antidiabetes ekstrak etanol rimpang temulawak lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak etanol daun alpokat maupun Metformin 500 mg. Formula 1, yang merupakan kombinasi dari 0,6 g ekstrak etanol rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dan 0,4 g ekstrak etanol daun alpokat (Persea americana P. Mill), memiliki aktivitas antidiabetes yang lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak etanol rimpang temulawak tunggal, ekstrak etanol daun alpokat tunggal, maupun Metformin 500 mg.

Bibliografischer Nachweis

Publikationsdaten

Autor:innen
Darini Kurniawati
Quelle
Health Research Journal of Indonesia
Publikation
2026-01-01
Band / Ausgabe
Nicht angegeben
Seiten
Nicht angegeben
ISSN / ISBN
2964-7592
Zitationen
0 laut Crossref
Referenzen
0 hinterlegt

Zitieren

Zitierfähiger Nachweis

Darini Kurniawati (2026). Perbandingan Aktivitas Antidiabetik antara Ekstrak Daun Alpokat dan Ekstrak Rimpang Temulawak Tunggal. Health Research Journal of Indonesia. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1603
RIS BibTeX CSL-JSON