Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Pendahuluan: Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan metode evaluasi kompetensi klinis yang objektif, namun berpotensi menjadi stressor psikologis bagi mahasiswi tingkat awal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengenalan prosedur OSCE dan infrastruktur laboratorium terhadap tingkat kecemasan mahasiswi dalam menghadapi simulasi OSCE. Metode: Desain kuantitatif analitik potong-lintang (cross-sectional) digunakan dengan teknik total sampling pada mahasiswi semester II D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang. Setelah fase data cleaning, diperoleh 64 sampel efektif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner adaptasi dan skala standar Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS), lalu dianalisis melalui uji regresi linier berganda. Hasil: Analisis deskriptif menunjukkan mayoritas responden mengalami kecemasan tingkat sedang (70,3%). Hasil regresi linear berganda membuktikan bahwa secara parsial maupun simultan, pengenalan prosedur OSCE (p=0,249) dan infrastruktur laboratorium (p=0,924) tidak berpengaruh signifikan terhadap kecemasan (p>0,05). Nilai konstanta yang tinggi sebesar 52,444 (p
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Retno Imami, Annisa Sali Pinaremas
- Quelle
- Health Research Journal of Indonesia
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2964-7592
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Retno Imami, Annisa Sali Pinaremas (2026). Bukan Sekadar Alat dan Prosedur: Reorientasi Intervensi Multidimensi pada Kecemasan Simulasi OSCE Kebidanan. Health Research Journal of Indonesia. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1590