Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Fraktur menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan dengan konsekuensi yang parah,termasuk kematian dini. Mobilisasi dini merupakan intervensi nonfarmakologi yang dapatmeningkatkan aktivitas fisik pada pasien fraktur. Tujuan : penelitian ini yaitu untuk mengetahuipengaruh mobilisasi dini terhadap peningkatan kemampuan activity daily of living pada pasienpasca operasi fraktur ekstremitas bawah di Ruang Bedah Rsud Aloei Saboe Kota Gorontalo.Metode : penelitian ini termasuk Pre Eksperimen dengan design pretest and posttest design. ciridesain ini tidak menggunakan kelompok control, menggunakan satu kelompok intervensi denganpemberian mobilisasi dini selama 3 hari berturut-turut. Sampel pada penelitian ini 20 respondendengang menggunakan tekhnik purposive sampling instrument penelitian berupa lembarpengkajian indeks barthel dan SOP mobilisasi dini dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil :penelitian menunjukan bahwa ADL sebelum mobilisasi dini terdapat 14 responden ketergantungantotal (70%) dan 6 responden ketergantungan berat (30%). Setelah diberikan mobilisasi dinimenjadi 9 responden ketergantungan sedang (45%), 7 responden ketergantungan ringan (35%) dan4 responden mandiri (20%). Uji Wilcoxon menunjukan nilai p<0.000, menandakan adanyapengaruh signifikan mobilisasi dini terhadapa activity daily of living. Kesimpulan : ada pengaruhmobilisasi dini terhadap peningkatan kemampuan activity daily of living pada pasien pasca operasifraktur ekstremitas bawah di Rsud Aloei Saboe Kota Gorontalo.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Windiawati Limonu, Fifi Ishak, Fadli Syamsuddin
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Windiawati Limonu, Fifi Ishak, Fadli Syamsuddin (2026). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Peningkatan Kemampuan Activity Daily Of Living Pada Pasien Pasca Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah Di Ruang Bedah RSUD Aloei Saboe Kota Gorontalo. Borneo Nursing Journal (BNJ). https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1290