Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Abstrak Latar Belakang: Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan segera melalui Basic Life Support (BLS). Rendahnya pengetahuan masyarakat, termasuk siswa sekolah menengah, menyebabkan keterlambatan pemberian pertolongan pertama sehingga dapat menurunkan angka keselamatan korban. Salah satu metode pembelajaran yang dinilai efektif untuk meningkatkan pengetahuan BLS adalah pembelajaran berbasis simulasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh pembelajaran Basic Life Support berbasis simulasi terhadap tingkat pengetahuan siswa SMK Muhammadiyah Delanggu. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 51 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pengetahuan Basic Life Support sebelum dan sesudah pemberian pembelajaran berbasis simulasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan sebelum intervensi sebesar 13,29±3,08, sedangkan setelah intervensi meningkat menjadi 15,59±2,68. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,000 (p
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Gus Arya Sandika, Adi Bayu Prakoso, Ady Irawan AM
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Gus Arya Sandika, Adi Bayu Prakoso, Ady Irawan AM (2026). Pengaruh Pembelajaran Basic Life Support Berbasis Simulasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMK Muhammadiyah Delanggu. Borneo Nursing Journal (BNJ). https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1248