Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Limbah medis padat infeksius yang tidak dikelola sesuai standar dapat meningkatkan risiko pajanan bagi petugas, pasien, masyarakat, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis, lokasi, serta proses pengelolaan limbah medis padat infeksius di RSU GMIM Kalooran Amurang. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Januari-Maret 2026. Empat informan dipilih secara purposive, terdiri atas wakil direktur, petugas sanitarian/kepala pengelolaan limbah medis, dan dua perawat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan telaah standar operasional prosedur, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Limbah infeksius dihasilkan dari ruang rawat inap, instalasi gawat darurat, laboratorium, ruang operasi, dan poliklinik, terutama berupa perban dan kasa, sarung tangan, masker, kapas, kateter, selang infus, plester, alat pelindung diri sekali pakai, dan jarum suntik. Pemilahan dan pengemasan telah berjalan baik melalui penggunaan kantong kuning, kantong hitam untuk limbah non-infeksius, serta safety box. Pengumpulan dilakukan setiap hari, tetapi alat pelindung diri belum lengkap dan troli tidak digunakan. TPS limbah B3 telah berizin, namun pemeriksaan kemasan dan disinfeksi belum rutin, penyimpanan melebihi 48 jam, kapasitas terlampaui, dan pintu tidak selalu dapat dikunci. Pengangkutan bergantung pada pihak ketiga dengan jadwal tidak menentu sehingga memicu penumpukan. Keterbatasan penelitian ialah hanya dilakukan pada satu rumah sakit dan tidak mengukur volume limbah maupun tahap pengelolaan akhir. Disimpulkan bahwa pengelolaan telah dilaksanakan, tetapi belum sepenuhnya memenuhi standar, terutama pada tahap pengumpulan, penyimpanan, dan pengangkutan.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Dullsherina Adinda Sarah Pangkey, Woodford Baren Solaiman Joseph, Oksfriani Jufri Sumampouw
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Dullsherina Adinda Sarah Pangkey, Woodford Baren Solaiman Joseph, Oksfriani Jufri Sumampouw (2026). Pengelolaan Limbah Medis Padat Infeksius di RSU GMIM Kalooran Amurang. Borneo Nursing Journal (BNJ). https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1225