Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
Latar Belakang: Emesis gravidarum merupakan ketidaknyaman pada kehamilan trimester I yang berdampak pada penururnan nafsu makan, ketidaksimbangan elektrolit, hingga perubahan metabolisme tubuh. Jahe mengandung minyak atsiri yang mampu menenangkan dan ngigerol mampu menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I, jahe juga mengandung shogaol yang bersifat antiemetik alami dan aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Salah satu bentuk yang praktis dan disukai adalah permen jahe. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian permen jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Metode: Jenis Penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan One Group with Pre-Post Test Design. Populasi adalah ibu hamil trimester 1 yang mengalami emesis gravidarum. Sampel penelitian sebanyak 23 responden yang diberikan permen jahe sebanyak 2 kali sehari selama 4 hari. Instrumen yang digunakan adalah lembar karakteristik responden, lembar kepatuhan, dan lembar PUQE-24. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menyebutkan bahwa dari 23 responden yang diberikan permen jahe 10 (43,5%) responden tidak mengalami mual muntah dan 13 (56,5%) responden mengalami mual muntah tingan. Uji statistika menggunakan Wilcoxon test, didapatkan p-value 0,00
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Lusy Pratiwi, Desy Qomarasari, Nisrien Ilmia, Winda Pratiwi
- Quelle
- Borneo Nursing Journal (BNJ)
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2685-5054, 2654-8453
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Lusy Pratiwi, Desy Qomarasari, Nisrien Ilmia, Winda Pratiwi (2026). Pengaruh Pemberian Permen Jahe Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I. Borneo Nursing Journal (BNJ). https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1687