EUVIMEDEuropean Health Evidence
Uhr Sources10/10 Journal Tree
Easy Demo

European Health Evidence

The European alternative to PubMed

EUVIMED is the European alternative to PubMed: a central, multilingual research platform for medicine, nursing, life sciences and healthcare. It brings together international and European literature sources, study registries, open-access full texts, citations and retraction notices in one search. Unlike pure bibliographic databases, EUVIMED supports the entire research process – from discovery and appraisal with LIVIA and CLARA to traceable evidence synthesis. European in focus, transparent, interoperable and designed for science and healthcare.

EuropeanMultilingualInteroperableTraceable

EUVIMED BETA

EUVIMED is currently in beta

EUVIMED is under continuous development. Features, data coverage and presentation may change or be temporarily incomplete.

Results are beta

Search results, classifications, summaries and AI-assisted assessments may be incomplete, delayed or incorrect.

Check original sources

Do not use EUVIMED results without verification for diagnosis, treatment or other clinical decisions. Always consult the original source and applicable guidelines.

Errors and feedback help us improve EUVIMED: info@euvimed.com

Crossref · journal-article

Hubungan Adiksi Internet Dengan Tingkat Stres Pada Usia Dewasa Muda

Devina Shafa Melisa Putri, Alfunnafi' Fahrul Rizzal

Borneo Nursing Journal (BNJ) · 2026 · Band 8 · Ausgabe 2 · S. 2549-2555

Vollständiger Abstract

Worum geht es in dieser Arbeit?

Latar Belakang: Penggunaan internet yang semakin meningkat memberikan berbagai manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan internet secara berlebihan dapat menyebabkan adiksi internet yang berdampak pada kesehatan mental, salah satunya meningkatkan tingkat stres. Dewasa muda merupakan kelompok yang rentan mengalami adiksi internet karena tingginya intensitas penggunaan internet untuk aktivitas akademik, pekerjaan, komunikasi, dan hiburan. Tujuan: Mengetahui hubungan antara adiksi internet dengantingkat stres pada usia dewasa muda. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 41 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan secara daring menggunakan Internet Addiction Test (IAT) dan Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden berusia 21–23 tahun (53,7%), berjenis kelamin perempuan (73,2%), menggunakan internet selama 5–7 jam per hari (48,8%), memiliki tingkat adiksi internet kategori sedang (53,7%), dan tingkat stres kategori berat (92,7%). Hasil uji Pearson menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara adiksi internet dengan tingkat stres (r = 0,595; p < 0,001). Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat adiksi internet, semakin tinggi tingkat stres pada usia dewasa muda. Diperlukan upaya promotif dan preventif untuk mengendalikan penggunaan internet serta meningkatkan literasi digital guna menjaga kesehatan mental. Kata Kunci: adiksi internet; dewasa muda; tingkat stres; Internet Addiction Test (IAT); Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42).

Bibliografischer Nachweis

Publikationsdaten

Autor:innen
Devina Shafa Melisa Putri, Alfunnafi' Fahrul Rizzal
Quelle
Borneo Nursing Journal (BNJ)
Publikation
2026-08-20
Band / Ausgabe
8 / 2
Seiten
2549-2555
ISSN / ISBN
2685-5054, 2654-8453
Zitationen
0 laut Crossref
Referenzen
0 hinterlegt

Zitieren

Zitierfähiger Nachweis

Devina Shafa Melisa Putri, Alfunnafi' Fahrul Rizzal (2026). Hubungan Adiksi Internet Dengan Tingkat Stres Pada Usia Dewasa Muda. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8 (2), 2549-2555. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1146
RIS BibTeX CSL-JSON