Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
ABSTRACT The performance of pharmaceutical personnel is an important factor in supporting the quality of pharmaceutical services in hospitals. Several factors such as job stress, workload, burnout, job satisfaction, and personality type can affect the performance of pharmaceutical personnel in providing services to patients. This study aimed to analyze the effect of job stress, workload, burnout, job satisfaction, and personality type on the performance of pharmaceutical personnel at Prof. DR. W. Z. Johannes Regional General Hospital Kupang. This study used a quantitative analytic method with a cross-sectional design. The population consisted of all pharmaceutical personnel at Prof. DR. W. Z. Johannes Regional General Hospital Kupang, totaling 42 respondents. The sampling technique used was total sampling. Data were collected using questionnaires measuring job stress, workload, burnout, job satisfaction, personality type, and pharmaceutical personnel performance. Data were analyzed using logistic regression with a significance level of 0.05. The results showed that job stress had a significant effect on pharmaceutical personnel performance (p=0.006; OR=0.027), indicating that lower job stress was associated with better performance. Job satisfaction also had a significant effect on performance (p=0.014; OR=24.774), indicating that pharmaceutical personnel with high job satisfaction were 24.7 times more likely to have good performance. Meanwhile, workload (p=0.128; OR=0.166), burnout (p=0.238; OR=0.276), and personality type (p=0.948; OR=1.050) did not have a significant effect on performance. Job satisfaction was the most dominant factor affecting the performance of pharmaceutical personnel, while job stress also significantly influenced performance with a negative relationship direction. Hospitals need to improve job satisfaction and manage job stress levels to enhance the quality of pharmaceutical services. Keywords: Burnout, Performance, Job Stress, Pharmaceutical Personnel. ABSTRAK Kinerja tenaga kefarmasian merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kualitas pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Berbagai faktor seperti stres kerja, beban kerja, burnout, kepuasan kerja, dan tipe kepribadian dapat memengaruhi kinerja tenaga kefarmasian dalam melaksanakan pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja, beban kerja, burnout, kepuasan kerja, dan tipe kepribadian terhadap kinerja tenaga kefarmasian di RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain potong lintang (cross sectional). Populasi penelitian adalah seluruh tenaga kefarmasian di RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang sebanyak 42 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur variabel stres kerja, beban kerja, burnout, kepuasan kerja, tipe kepribadian, dan kinerja tenaga kefarmasian. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga kefarmasian (p=0,006; OR=0,027), yang menunjukkan bahwa semakin rendah tingkat stres kerja maka kinerja tenaga kefarmasian semakin baik. Kepuasan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga kefarmasian (p=0,014; OR=24,774), yang menunjukkan bahwa tenaga kefarmasian dengan kepuasan kerja tinggi memiliki peluang 24,7 kali lebih besar untuk memiliki kinerja baik. Sementara itu, beban kerja (p=0,128; OR=0,166), burnout (p=0,238; OR=0,276), dan tipe kepribadian (p=0,948; OR=1,050) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga kefarmasian. Kepuasan kerja merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kinerja tenaga kefarmasian, sedangkan stres kerja juga berpengaruh signifikan dengan arah hubungan negatif. Oleh karena itu, rumah sakit perlu meningkatkan kepuasan kerja serta mengelola tingkat stres kerja tenaga kefarmasian guna meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian. Kata Kunci: Burnout, Kinerja, Stres Kerja, Tenaga Kefarmasian.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Theresia Agnesta Nae Rani, Anderias Umbu Roga, Jacob Matheos Ratu, Jefri S. Bale, Luh Putu Ruliati
- Quelle
- Malahayati Nursing Journal
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2655-4712, 2655-2728
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Theresia Agnesta Nae Rani, Anderias Umbu Roga, Jacob Matheos Ratu, Jefri S. Bale, Luh Putu Ruliati (2026). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Tenaga Kefarmasian di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Malahayati Nursing Journal. https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.25832