Vollständiger Abstract
Worum geht es in dieser Arbeit?
ABSTRACT Undernutrition in toddlers, including wasting and stunting, remains a significant public health challenge in Indonesia. Local food-based Supplementary Feeding (PMT) is an intervention strategy aimed at improving nutritional status sustainably. This study aims to evaluate the effect of a 90-day local food PMT intervention on the nutritional status of undernourished toddlers in the Narmada Health Center working area, West Lombok Regency. This study employed a pre-experimental design (one-group pretest-posttest). The sample consisted of 130 undernourished toddlers selected through purposive sampling. The intervention involved providing local food-based supplementary feeding for 90 days. Nutritional status data were measured pre- and post-intervention. Data were analyzed using descriptive statistics and chi-square tests to examine the association between demographic factors and changes in nutritional status. There was a significant improvement in the nutritional status of toddlers after the 90-day PMT intervention (p 0.05). The mean body weight increased, followed by a decrease in the prevalence of undernutrition. Statistical analysis showed that the age group of 25–59 months and normal birth weight were significantly associated with nutritional improvement (p 0.05). Conversely, gender, gestational age, and exclusive breastfeeding history did not show a significant effect on nutritional changes in this study. Local food-based PMT is effective in improving the nutritional status of undernourished toddlers. Sustainable local PMT programs, integrated with nutritional education for parents, are highly recommended to ensure optimal growth and development of toddlers at the community level. Keywords: Supplementary Feeding, Nutritional Status, Toddlers, Local Food, Narmada Health Center. ABSTRAK Masalah kekurangan gizi pada balita, termasuk wasting dan stunting, tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal merupakan salah satu strategi intervensi untuk memperbaiki status gizi secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi PMT pangan lokal selama 90 hari terhadap perubahan status gizi balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental (one-group pretest-posttest). Sampel terdiri dari 130 balita dengan status gizi kurang yang dipilih secara purposif. Intervensi berupa pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal dilakukan selama 90 hari. Data status gizi diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji deskriptif dan uji statistik chi-square untuk melihat hubungan faktor demografis dengan perubahan status gizi. Terdapat peningkatan signifikan pada status gizi balita setelah intervensi PMT selama 90 hari (p 0,05). Rata-rata berat badan balita mengalami peningkatan yang disertai dengan penurunan prevalensi gizi kurang. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok usia 25–59 bulan dan berat badan lahir normal memiliki hubungan signifikan dengan perbaikan status gizi (p 0,05). Sebaliknya, faktor jenis kelamin, usia kehamilan, dan riwayat ASI eksklusif tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap perubahan status gizi dalam penelitian ini. Pemberian PMT berbahan pangan lokal efektif dalam meningkatkan status gizi balita gizi kurang. Program PMT lokal yang berkelanjutan, didukung dengan edukasi gizi bagi orang tua, sangat direkomendasikan untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan balita yang optimal di tingkat masyarakat. Kata Kunci: Pemberian Makanan Tambahan, Status Gizi, Balita, Pangan Lokal, Puskesmas Narmada.
Bibliografischer Nachweis
Publikationsdaten
- Autor:innen
- Makiyatunnisa Makiyatunnisa, Rifana Cholidah
- Quelle
- Malahayati Nursing Journal
- Publikation
- 2026-01-01
- Band / Ausgabe
- Nicht angegeben
- Seiten
- Nicht angegeben
- ISSN / ISBN
- 2655-4712, 2655-2728
- Zitationen
- 0 laut Crossref
- Referenzen
- 0 hinterlegt
Zitieren
Zitierfähiger Nachweis
Makiyatunnisa Makiyatunnisa, Rifana Cholidah (2026). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal Selama 90 Hari Terhadap Perubahan Status Gizi Balita Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Narmada Periode Agustus - Oktober 2025. Malahayati Nursing Journal. https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.25746